Tanggap Darurat Longsoran Sampah Tuntas, BLUD PALD Kota Bekasi Harap Anggaran Perubahan Segera Disahkan

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Telusurnews – Pemerintah Kota Bekasi telah menyelesaikan penanganan longsoran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu melalui mekanisme tanggap darurat bencana lingkungan.

Langkah darurat ini menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) setelah bencana longsoran terjadi di zona 3 dan zona 6, yang juga berdampak pada area Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) milik Dinas Perkimtan Kota Bekasi.

Kepala Bidang Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Budi Rahman, menyatakan bahwa penggunaan dana BTT dilakukan setelah melalui proses regulasi yang mengklasifikasikan peristiwa tersebut sebagai bencana alam.

“Terkait dengan tanggap darurat longsoran sampah di Kawasan TPA Sumur Batu, untuk langkah penanganannya dilakukan melalui dana BTT, karena itu menyangkut kondisi bencana alam,” kata Budi saat diwawancarai, Selasa (5/8/2025).

Ia menambahkan, Dinas Perkimtan Kota Bekasi bersama TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) melakukan konsolidasi dan mengusulkan penggunaan dana BTT, sementara DLH yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaannya.

“Dari mulai tanggal 9 Juli 2025 sampai hari ini, pekerjaan sudah selesai dan sekarang tinggal proses administrasinya saja,” ujar Budi.

Baca Juga :  Kunjungi Riau, Menteri ATR/Kepala BPN Dampingi Presiden RI Resmikan Jalan Tol Pekanbaru-Padang Ruas Bangkinang-XIII Koto Kampar

Saat ditanya soal dasar hukum pelaksanaan, Budi mengaku tidak hafal nomor SK Wali Kota Bekasi. “Gak hafal nomornya, tapi yang jelas ada SK-nya,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Telusurnews, Pemkot Bekasi telah mengeluarkan Surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 400.9.10/Kep.392-BPBD/VII/2025 tertanggal 9 Juli 2025 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Lingkungan Pengelolaan Sampah di Lahan Ex Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja dan Tempat Pembuangan Akhir Sumur Batu Zona 3 dan Zona 6 Tahun 2025.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BLUD UPTD PALD Kota Bekasi, Andrea Sucipto, SE., menyatakan bahwa masa tanggap darurat selama 14 hari dan perpanjangan 14 hari kini telah berakhir. Ia memastikan area terdampak telah dibersihkan sepenuhnya.

“Intinya, kalau penanganan sampah iya, ditanggung menggunakan dana BTT selama 14 hari dan perpanjangan 14 hari. Hari ini terakhir. Untuk penanganan longsor, sudah tertangani. Kemudian PALD juga areanya sudah clean per hari ini,” ujar Andrea kepada wartawan.

Baca Juga :  Bagian Pengadaan Barjas Setda Kota Bekasi Depok Studi Banding Pengelolaan ke Kota Bekasi 

Namun ia menegaskan bahwa dana BTT hanya difokuskan pada penanganan longsoran sampah secara teknis, seperti pengerahan ekskavator, dan tidak mencakup pemulihan sarana-prasarana yang terdampak.

“Memang, dana BTT hanya difokuskan untuk ekskavator untuk penanganan sampah longsoran. Tidak meliputi terhadap penanganan sarpras yang terkena dampak,” tegasnya.

Andrea berharap agar Anggaran Belanja Tambahan (ABT) segera disahkan oleh DPRD Kota Bekasi, karena perbaikan sarpras hanya dapat dilakukan jika anggaran perubahan diketok.

“Harapannya ABT segera diketok, agar anggaran perubahan segera disahkan. Sehingga, kita bisa melakukan perbaikan-perbaikan,” katanya.

Ia menyebut, anggaran yang diperlukan untuk perbaikan bersumber dari dana Silpa BLUD dan APBD Kota Bekasi.

“Semua bisa jalan, setelah disahkan anggaran perubahan oleh anggota dewan,” tutup Andrea.

Publik kini menunggu langkah lanjutan dari Pemkot Bekasi untuk memastikan pemulihan menyeluruh dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Penulis : M-3L

Berita Terkait

RW013 Bintang Metropole Raih Berbagai Penghargaan: Bertransformasi Menjadi Kampung Peduli Lingkungan 
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎DLH Kota Bekasi Perihal Rencana PSEL Ciketing Udik, Pirolisis BBM, dan Progress PKS Bantargebang
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:23 WIB

RW013 Bintang Metropole Raih Berbagai Penghargaan: Bertransformasi Menjadi Kampung Peduli Lingkungan 

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Berita Terbaru