Ribuan warga Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi mengantre untuk menerima bantuan pangan dari Kementerian Sosial (Kemensos), pada Senin (27/04). Penyaluran kali ini mencakup alokasi untuk bulan Februari dan Maret yang diberikan sekaligus kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
”Kalau bahannya, kami menerima langsung kemarin dari Bulog. Saya lihat langsung dari turun distribusi bahan-bahannya dari truk. Tapi kalau (anggaran) dari mananya, saya kurang begitu tahu,” ujar Lurah Harapan Jaya, Heru Prasetyo kepada Wartawan di lokasi.
Karena penyaluran ini merupakan gabungan dari dua periode alokasi, setiap warga membawa pulang bantuan dalam jumlah dua kali lipat dari biasanya.
”Karena alokasi Februari dan Maret, berarti ada dua bulan. Per bulannya didapat 2 liter minyak goreng sama satu karung beras 10 kilogram. Jadi (total) 4 liter minyak goreng sama 20 kilogram beras,” jelas Heru.
Lurah Heru Prasetyo yang didampingi Kepala Seksi Kesos Nur Azizah juga menambahkan bahwa ada kemungkinan alokasi bulan April dan Mei akan kembali dirapel pada bulan Juni mendatang, tergantung instruksi lebih lanjut.
Diungkapkan, terdapat lonjakan signifikan pada jumlah penerima bantuan di wilayah ini. Dari yang sebelumnya hanya sekitar 1.700-an KPM, kini tercatat ada 3.237 KPM yang terdaftar. Pihaknya menjelaskan bahwa data ini merujuk pada warga dengan tingkat kesejahteraan rendah.
”Ini di bawah desil lima yang menerima manfaat bantuan ini. Total warga kita ada sekitar 80.000-an KK, dan yang menerima ini 3.237 KPM,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa sumber data tersebut berasal dari survei Badan Pusat Statistik (BPS).
”Pendataan itu katanya dari awalnya sumbernya dari BPS ya. BPS itu setiap tahun ada survei tentang kependudukan yang hasilnya dipergunakan oleh seluruh kementerian termasuk Kemensos,” tambahnya.
Penulis : M Lengkong
















