Sejumlah Warga Keluhkan terkait Proyek Revitalisasi Danau Tondano

- Jurnalis

Kamis, 8 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MINAHASA – Proyek Revitalisasi Danau Tondano oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1 (BWSS), Kementerian PUPR, dan Kontraktor PT BK, ternyata mendapat protes dari sejumlah masyarakat pesisir danau tondano.

Dikarenakan, dinilai kurangnya sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di pinggiran danau Tondano. Proyek prioritas nasional revitalisasi Danau Tondano di Minahasa, sehingga lahan milik warga terancam digusur.

Menurut  warga TR (red) asal desa Touliang Oki, Kecamatan Eris mengatakan mereka belum ada kesepakatan dengan pihak PT. BK perihal kompensasi.

“Sampai saat ini tidak ada kejelasan dari pihak PT Bumi Karsa, kami belum ada kompensasi dari pihak Perusahaan perihal kegiatan proyek ini sedang berlangsung,” keluhnya.

Baca Juga :  Wali Kota Jakbar Ajak SMSI Berkolaborasi

Warga khawatir, tentang lahan mereka akan digusur dan menjadi lokasi pembangunan revitalisasi tanpa adanya tanggungjawab dari PT BK.

“Terus bagaimana dengan lahan kami yang akan di gusur yang belum ada kejelasan tentang ganti rugi,” ujarnya.

Senada, sejumlah warga Desa di Kecamatan Eris, Kakas, Remboken pun mengeluhkan pekerjaan Revitalisasi Danau Tondano oleh warga yang tinggal di pinggiran Danau Tondano.

Menurut Ketua Ormas LMI bahwa dalam sosialisasi warga mendapat Kompensasi dari pihak PT. BK.

“Keterangan dari pemerintah kabupaten Minahasa tanah yang akan di garap tidak bermasalah, ternyata dilapangan tidak seperti itu. Malahan dari pihak perusahaan terkesan membodohi masyarakat yang ada di Danau Tondano khususnya desa Touliang Oki, karena waktu rapat pihak perusahaan mengatakan ada dana kompensasi ternyata tidak ada,” ucap Noldy Lilah selaku ketua LMI Minahasa. (06/09/2022)

Baca Juga :  Brimob Polda Metro Jaya Sisir Kawasan DPR, Pastikan Situasi Aman Jelang May Day

Diketahui revitalisasi Danau Tondano dilaksanakan dengan tiga tahap, untuk tahap pertama ini meliputi pembangunan tanggul pembatas badan air danau, yang akan melewati 4 Kecamatan, yakni Tondano Selatan, Tondano Utara, Tondano Barat, dan Kecamatan Eris.

(Syarel Moningka)

Berita Terkait

Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata
Ratusan Wartawan Deklarasikan Pers Bekasi Raya 2026, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Persatuan
Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha
Milad Ke-2 Ormas Jayagati Digelar di Banten, Momentum Pererat Tapi Silaturahmi
ers Bersatu Bekasi Raya Maju, HPN Tingkat Bekasi Raya 2026 Dibuka Meriah
‎Kemudahan Urus Paspor Akhir Pekan, Imigrasi Bekasi Hadirkan Layanan ‘BEKEN WE SAVE’
‎Layanan Urus Paspor: Imigrasi Bekasi Buka Layanan Istimewa di Hari Sabtu dan Minggu
Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan Dan Tindak Tegas Oknum SPMB

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 22:47 WIB

Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:31 WIB

Ratusan Wartawan Deklarasikan Pers Bekasi Raya 2026, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Persatuan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:22 WIB

Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:48 WIB

Milad Ke-2 Ormas Jayagati Digelar di Banten, Momentum Pererat Tapi Silaturahmi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:06 WIB

ers Bersatu Bekasi Raya Maju, HPN Tingkat Bekasi Raya 2026 Dibuka Meriah

Berita Terbaru