oleh

Langkah Antisipasi DBD, Kadinkes Tanti Rohilawati: Program Satu Rumah Satu Jumantik Harus Direalisasikan

KOTA BEKASI – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bekasi, terjadi peningkatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati menegaskan pentingnya melakukan kebersihan lingkungan, diantaranya dengan merealisasikan program Satu Rumah Satu Jumantik.

“Kalau dilihat dari tahun – tahun sebelumnya tetap masih lebih rendah (angka kasus DBD) nya,” ungkap Tanti kepada Telusur News, saat ditemui selesai mengikuti olahraga rutin Sparco di GOR Kota Bekasi, Jumat (03/06/2022) pagi

Langkah yang telah diambil secara SOP (standar operasional prosedur), jelas Tanti, “Adanya penyuluhan, serta kami menggerakkan para tim Jumantik (juru pemantau jentik) di wilayah. Adanya program, satu rumah satu Jumantik,” imbuhnya.

Pihaknya menegaskan, bahwa perlu menanamkan kembali kesadaran kepada Masyarakat pentingnya melakukan kebersihan lingkungan, dalam rangka mengantisipasi terjangkit nya DBD bagi Masyarakat.

“Oleh karena itu saya mengimbau kepada Masyarakat, sekarang kan ada kasus DBD yang cukup lumayan ya, ada kasus yang meningkat dibandingkan hari kemarin, tapi bukan dibandingkan dengan tahun kemarin. Artinya ini yang harus kita antisipasi semua,” pungkasnya.

Tanti mengatakan agar supaya Promkes di Puskesmas harus bergerak cepat, “Kemudian pemegang program penyakit juga harus mengantisipasi, untuk menggerakkan para tim Jumantik yang ada di wilayah, berkoordinasi dengan pimpinan wilayah. Program satu rumah satu Jumantik harus direalisasikan,” tandasnya.

Perhari ini terdata sebanyak 1416 kasus DBD di Kota Bekasi. Sementara yang meninggal dunia sejumlah 10 orang.

(M-3L)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed