Langkah Antisipasi DBD, Kadinkes Tanti Rohilawati: Program Satu Rumah Satu Jumantik Harus Direalisasikan

- Jurnalis

Jumat, 3 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bekasi, terjadi peningkatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati menegaskan pentingnya melakukan kebersihan lingkungan, diantaranya dengan merealisasikan program Satu Rumah Satu Jumantik.

“Kalau dilihat dari tahun – tahun sebelumnya tetap masih lebih rendah (angka kasus DBD) nya,” ungkap Tanti kepada Telusur News, saat ditemui selesai mengikuti olahraga rutin Sparco di GOR Kota Bekasi, Jumat (03/06/2022) pagi

Langkah yang telah diambil secara SOP (standar operasional prosedur), jelas Tanti, “Adanya penyuluhan, serta kami menggerakkan para tim Jumantik (juru pemantau jentik) di wilayah. Adanya program, satu rumah satu Jumantik,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bupati Minsel Franky Wongkar Jawab Kerinduan Warga Desa Liandok, Akses Jalan Mulai Dikerjakan

Pihaknya menegaskan, bahwa perlu menanamkan kembali kesadaran kepada Masyarakat pentingnya melakukan kebersihan lingkungan, dalam rangka mengantisipasi terjangkit nya DBD bagi Masyarakat.

“Oleh karena itu saya mengimbau kepada Masyarakat, sekarang kan ada kasus DBD yang cukup lumayan ya, ada kasus yang meningkat dibandingkan hari kemarin, tapi bukan dibandingkan dengan tahun kemarin. Artinya ini yang harus kita antisipasi semua,” pungkasnya.

Baca Juga :  Semester I 2026, PLN Perluas Akses Listrik bagi 2.930 Pelanggan di 210 Lokasi se-Jawa Barat

Tanti mengatakan agar supaya Promkes di Puskesmas harus bergerak cepat, “Kemudian pemegang program penyakit juga harus mengantisipasi, untuk menggerakkan para tim Jumantik yang ada di wilayah, berkoordinasi dengan pimpinan wilayah. Program satu rumah satu Jumantik harus direalisasikan,” tandasnya.

Perhari ini terdata sebanyak 1416 kasus DBD di Kota Bekasi. Sementara yang meninggal dunia sejumlah 10 orang.

(M-3L)

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan
Lakukan Penandatanganan Bersama, Pemkot Bekasi dan BPN Kota Bekasi Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Integrasi Data
Wali Kota Tri Adhianto Lakukan Penandatanganan Terkait Pertanahan, Bersama Kepala BPN Kota Bekasi
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Rabu, 9 September 2026 - 16:15 WIB

‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan

Berita Terbaru