Presiden Hippo Lex Institute Dukung Penuh Program Journalistik Tourism Benchmark PPWI

- Jurnalis

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iiyama-shi, Jepang – President of Hippo Lex Institute Japan, His Excellency Dr. Kenshi Suzuki, mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan program ‘The Indonesian Journalistic Tourism Benchmark ‘ Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers pada Rabu, 8 November 2023, bertempat di ruang multi guna Minshuku Togari Onsen, Iiyama-shi, Nagano Prefecture, Jepang.

“Hippo Lex Institute Japan is working to promote friendships among people from all countries through multilingual languages program. As a group of Indonesian journalists who concerns in communication and media, we see that PPWI is doing its part to enhance people’s knowledge and understanding using languages. In that point we can work together side by side, and we can support each-other,” beber Mr. Suzuki.

Dalam wawancara yang dipandu oleh Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, itu terungkap bahwa penguasaan seseorang terhadap berbagai bahasa amat penting. Hal ini akan memampukan kita saling mengenal dan memahami lebih baik antara satu bangsa dengan bangsa lainnya. Suzuki berkeyakinan bahwa mengenalkan dan menerapkan banyak macam bahasa yang ada di di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional, akan berdampak besar bagi penciptaan perdamaian, persahabatan, dan persaudaraan di antara bangsa-bangsa.

Baca Juga :  KARS Survei Akreditasi RSUD CAM Kota Bekasi

Indonesia, kata Suzuki, adalah negara yang sangat beruntung karena memiliki ratusan bahasa daerah. Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan merupakan hal penting. Namun, penguasaan setiap warga masyarakat di Indonesia terhadap berbagai bahasa daerah penting didorong untuk meningkatkan saling kesepahaman antar warga masyarakat di nusantara yang memiliki bahasa daerah berbeda-beda.

Untuk itu pimpinan Hippo Lex Institute Japan, yang terbang khusus dari lawatannya di Taiwan ke Iiyama-shi untuk bertemu rombongan PPWI, ini menyarakan agar masyarakat Indonesia perlu saling belajar dan mengajarkan bahasa daerahnya kepada warga daerah lain yang berbeda bahasanya. Ini merupakan langkah yang harus diambil oleh bangsa Indonesia dalam rangka mewujudkan saling memahami satu dengan lainnya, yang pada akhirnya akan menciptakan situasi yang damai, harmonis, serta penuh persahabatan dan kekeluargaan.

Hippo Lex Institute Japan mendorong PPWI agar menginisiasi dan mengambil bagian dari program sosialisasi serta penerapan penggunaan multilingual languages di masyarakat Indonesia dan dunia. “It is an advantage for Indonesia having hundreds local languages as a multicultural country. So, you have to teach every single Indonesian to know and use many languages in their daily life. PPWI can initiate and take a part on this multilingual languages program. Hippo Lex Institute Japan will support you anytime,” imbuh Suzuki.

Baca Juga :  Bamsoet Optimistis Indonesia Masuk Peringkat 5 Kekuatan Ekonomi Dunia

Merespon hal tersebut, Dr. Ali Syarief, salah satu personil Pengurus Nasional PPWI, mengatakan bahwa pihaknya akan mempersiapkan program pengembangan kemampuan menguasai berbagai bahasa bagi warga masyarakat Indonesia, baik bahasa-bahasa daerah maupun bahasa lainnya di dunia. “Kita akan siapkan program di PPWI terkait peningkatan kemampuan multilingual languages bagi generasi muda kita di Indonesia. Selama ini kita lalai terhadap kekayaan bangsa kita yang memiliki lebih dari 600 bahasa daerah ini,” ujar pimpinan Cross Cultural Institute itu.

Di akhir konferensi pers yang lebih bersifat temu audiensi PPWI dengan President of Hippo Lex Institute Japan tersebut, Ketum PPWI menyematkan selendang tradisional dan kopiah khas Lampung kepada Dr. Kenshi Suzuki. Selain itu Wilson Lalengke juga memberikan Plakat PPWI dan Certificate of Appreciation kepada Mr. Suzuki. (APL/Red)

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Senin, 7 September 2026 - 20:02 WIB

Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

Berita Terbaru