Telusur News – Sabtu, 16 Januari 2026. Sebuah tonggak penting dalam penguatan solidaritas keluarga besar Tuan Dibangarna resmi terukir dengan terbentuknya Persatuan Solidaritas Tuan Dibangarna se-Dunia (Anak/Boru, Bere) – PSTD.
Pembentukan organisasi ini disepakati secara mufakat dalam Musyawarah Rapat Forum yang digelar di Gedung Tao Toba Lounge, Jalan Raya Jati Asih, Kota Bekasi.
Forum musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat persatuan tersebut sekaligus menetapkan jajaran Pengurus Pusat (KSB)PSTD sebagai langkah awal konsolidasi organisasi secara nasional dan global.
Adapun susunan pengurus pusat yang disepakati adalah:
- Ketua Umum: Henriko Siagian.
- Wakil Ketua Umum I: Ricardo Silitonga
- Wakil Ketua Umum II: Boy S. Siagian
- Sekretaris Jenderal: Marzuki Panjaitan
- Bendahara Umum: Heri Anto Siagian Pardosi
Terbentuknya PSTD disambut antusias oleh seluruh peserta forum yang hadir. Organisasi ini diharapkan menjadi wadah pemersatu Anak, Boru, dan Bere Tuan Dibangarna di berbagai daerah bahkan lintas negara, dengan semangat saling menopang, menjaga nilai adat, dan memperkuat ikatan kekeluargaan.
Ketua Umum PSTD terpilih, Henriko Siagian, dalam pernyataannya menegaskan bahwa PSTD lahir bukan sekadar sebagai organisasi formal, melainkan sebagai rumah besar solidaritas Marga dalam tubuh TUAN DIBANGARNA yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kebersamaan.
“PSTD dibangun atas dasar kesadaran bersama bahwa kekuatan kita ada pada persatuan. Di mana pun Anak, Boru, dan Bere Tuan Dibangarna berada, kita ingin tetap solid, saling menjaga, saling menguatkan,bergerak dalam satu kesatuan dan menjunjung tinggi DALIHAN NATOLU,” tegas Henriko.
Ia menambahkan, ke depannya PSTD akan diarahkan sebagai organisasi yang aktif, inklusif, dan berorientasi pada penguatan nilai adat, budaya,silsilah, bermoral,sosial, serta kontribusi nyata bagi anggota dan masyarakat luas.
“Ini bukan akhir, ini justru awal. PSTD harus menjadi organisasi yang hidup, yang hadir ketika anggota membutuhkan, dan yang membawa nama baik Tuan Dibangarna di mana pun berada. Solid dalam kesatuan bukan sekadar slogan, tetapi komitmen bersama,” lanjutnya.
Musyawarah ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar keluarga besar serta menyatukan visi dalam membangun PSTD sebagai organisasi yang berbudaya, bermartabat, dan berkelanjutan.
Dengan terbentuknya PSTD dan kepengurusan pusat yang solid, harapan besar disematkan agar organisasi ini mampu menjadi perekat persaudaraan lintas generasi dan lintas wilayah, sekaligus menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur Tuan Dibangarna.
PSTD — Solid dalam Kesatuan. 💪💪💪
(DM)
















