HKTI Banten Lantik Pengurus DPC, Tegaskan Regenerasi dan Peningkatan Pendapatan Petani

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, BANTEN – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Banten menggelar pelantikan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Provinsi Banten dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I di Hotel Le Semar, Kota Serang, Minggu (1/6/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Meningkatkan Potensi Insan Tani Dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Berbasis Inovasi dan Teknologi.”

DPD HKTI Provinsi Banten secara resmi melantik kepengurusan DPC dari seluruh kabupaten/kota se-Banten, kecuali DPC Kota Serang yang belum terbentuk. Usai pelantikan, para pengurus langsung menggelar Rakerda yang menghasilkan sejumlah keputusan penting, termasuk penguatan organisasi di daerah dan strategi peningkatan kesejahteraan petani guna mewujudkan kedaulatan pangan.

Ketua DPD HKTI Banten, Ir. H. Asep Jatnika Sutrisno, MM, menyoroti minimnya regenerasi petani. Ia menyebut mayoritas petani saat ini sudah berusia di atas 50 tahun. Asep mendorong pengurus HKTI di tingkat kabupaten/kota untuk melibatkan generasi muda.

Baca Juga :  Peradi Nusantara Menjalin Kemitraan dengan Ombudsman RI untuk Menguatkan Peran Advokasi dan Penegakan Hukum di Indonesia

“Pengurus di daerah harus bisa menggandeng anak-anak muda agar tertarik pada dunia pertanian. Berikan pendampingan, bimbingan, dan seminar agar mereka punya bekal kuat untuk terjun langsung ke sektor ini,” tegasnya.

Dewan Penasehat HKTI Banten yang juga Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Dr. Ir. H. Agus M. Tauchid, S. M.Si, juga menyampaikan keprihatinan terhadap nasib petani penggarap. Ia mencatat sekitar 60 persen petani di Banten masih mengandalkan panen musiman seperti padi, sehingga penghasilannya tidak menentu dan cenderung rendah.

“HKTI harus bisa membantu menciptakan sistem pendapatan harian, mingguan, bahkan bulanan bagi petani. Misalnya melalui program tanam sayuran atau peternakan kecil yang hasilnya bisa langsung dinikmati. Kalau kita bisa tangani petani penggarap ini, saya yakin kesejahteraan petani di Banten akan meningkat,” kata Agus.

Baca Juga :  Salah Satu Perusahaan Besar Pengolahan Kelapa di Tumpaan Minsel Diduga Buang Limbah Pabrik Sembarangan, Berpotensi Cemari Lingkungan dan Kesehatan Warga

“Pengurus diharapkan bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan Kesejahteraan petani”, tambah Agus.

Kegiatan ini juga dihadiri jajaran pengurus DPD HKTI Banten, antara lain Sekretaris Angga Ardiansyah, Bendahara Finny Widiyanti, SE., MM, serta Ketua Panitia Dr. drh. H. Joko Ismadi, MSc. Tiga guru besar turut hadir memberikan dukungan, yakni Prof. Dr. Wasehudin Wahyudi, M.Pd, Prof. Dr. Abdul Ghofur Ahma, MM, dan Prof. Dr. Erdi Rujikartawi, M.Hum.

HKTI Banten menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan, dengan pendekatan berbasis inovasi dan teknologi pertanian.(*)

Berita Terkait

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang
Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat
Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada
‎Realisasi Investasi Kota Bekasi Triwulan I 2026 Tembus Rp5,3 Triliun, Sektor Industri Diantaranya
Wali Kota Tri Adhianto Tunggu Transisi Kadis Kominfo Tuntas, HPN Bekasi Raya 2026 Diundur
PWI Bekasi Raya Tegaskan Kebebasan Pers Pilar Demokrasi, Momentum Hari Pers Sedunia 3 Mei
Wali Kota Bekasi Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Jatimurni

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:06 WIB

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:43 WIB

‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:29 WIB

Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:22 WIB

Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:37 WIB

‎Realisasi Investasi Kota Bekasi Triwulan I 2026 Tembus Rp5,3 Triliun, Sektor Industri Diantaranya

Berita Terbaru