Pangdam XVIII/Kasuari Mengajak Kerja Sama dan Sinergi Turunkan Level PPKM di Sorong

- Jurnalis

Sabtu, 31 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., Mengajak semua pihak untuk bekerja sama, bersinergi dan bahu membahu menurunkan PPKM level 4 ke level 3 di Kota Sorong , Papua Barat.

Hal tersebut Ia sampaikan saat lawatan dirinya ke Kota Sorong dan menggelar rapat bersama Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H., M.Si., dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing serta pejabat Pemda Kota di Balairoom Hotel Vega, Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (30/7/2021).

Kedatangan Pangdam bersama Wagub dan Kapolda ke Sorong terkait tugas dalam rangka melaksanakan intervensi pelaksanaan PPKM.

“Para ahli kesehatan berpikir untuk menghentikan pandemi ini, jangan sampai krisis kesehatan menjadi krisis ekonomi. Sekarang semua negara berebut untuk mendapatkan vaksin, dan kita bersyukur Indonesia ini mendapatkan vaksin,” Kata Mayjen TNI Cantiasa.

Baca Juga :  Pagu Lelang 1,8 Triliun Rupiah di Kota Bekasi: Sudah 47% Terserap, Jumlah Paket yang Masih Kurang

Akmil 90 itu menambahkan bahwa menghadapi hal ini dibutuhkan langkah-langkah cerdas sehingga tidak terjadi peningkatan dalam penyebaran virus ini.

“Senjata diri kita selain imun dan vitamin harus juga dipersenjatai dengan vaksin karena virus ini harus kita hadapi dengan vaksin. Untuk itu mari kita bekerja sama dalam mengatasi penyebaran virus ini,” ujar Cantiasa.

Sebelumnya, Wagub Mohamad Lakotani dalam sambutannya menyatakan bahwa masalah ini menjadi tanggung jawab semua dalam mengurus rakyat, dalam mengatasi pandemi ini.

Baca Juga :  Pelaku Usaha di Kota Bekasi Wajib Melakukan Laporan Kegiatan Penanaman Modal, Berikut Penjelasannya

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama mengatasi pandemi Covid-19 di Kota Sorong (Papua Barat), Sehingga penyebaran Covid-19 bisa dihentikan dengan menghimbau dalam pelaksanaan protokol kesehatan,” ucapnya.

“Papua Barat level tertinggi ada dua daerah yaitu Kota Sorong dan Kabupaten Manokwari, karena aktivitas Pemerintahan dan aktivitas publik yang paling banyak di dua daerah ini, sehingga kasus penyebaran Covid tertinggi ada di dua daerah ini,” pungkas Lakotani.

Dalam rapat tersebut turut hadir diantaranya Kas Koarmada III, Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri beserta unsur Forkopimda wilayah Sorong dan sekitarnya.

HZ/Dispenad

Berita Terkait

Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026
Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat
Warga Soroti Beberapa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran yang Libatkan Rony Lengkey
‎PWI Jabar Gelar UKW, Yomanius Untung Tegaskan Kredibilitas dan Integritas Wartawan adalah Harga Mati
Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto
Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan
Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur
Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:24 WIB

Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:51 WIB

Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:41 WIB

Warga Soroti Beberapa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran yang Libatkan Rony Lengkey

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:12 WIB

‎PWI Jabar Gelar UKW, Yomanius Untung Tegaskan Kredibilitas dan Integritas Wartawan adalah Harga Mati

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:23 WIB

Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto

Berita Terbaru