KOTA BEKASI – H. Sinambela, seorang pemerhati pendidikan, mengajukan desakan untuk mendirikan sebuah Universitas negeri di Kota Bekasi dengan alasan memenuhi kebutuhan pendidikan yang semakin meningkat. Namun, meskipun desakan tersebut memiliki keuntungan potensial, perlu ada kajian kelayakan yang komprehensif untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilannya.
Dalam wawancaranya dengan media ini, H. Sinambela menekankan pentingnya memiliki akses pendidikan yang memadai di Kota Bekasi. Ia menyatakan bahwa banyak anak Bekasi yang terpaksa berkuliah di luar kota, seperti di Kabupaten Karawang, yang menimbulkan beban biaya tambahan dan kesulitan perpisahan dengan keluarga dan lingkungan mereka, ungkapnya, Senin (29/05/2023) siang.
Pendirian Universitas negeri di Kota Bekasi diharapkan memberikan dampak positif secara ekonomi dan sosial, kedepannya. Pendirian perguruan tinggi ini harus dipertimbangkan dengan beberapa aspek. Diperlukan studi kelayakan yang komprehensif untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan universitas tersebut. Selain itu, infrastruktur yang memadai dan keberlanjutan dana juga menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan.
H. Sinambela berharap agar desakan ini menjadi sorotan penting bagi masyarakat, pemerintah, dan para pemangku kepentingan. Pendirian Universitas negeri di Kota Bekasi diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan pendidikan yang semakin meningkat di daerah tersebut, serta mendorong perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Namun, sebelum memutuskan pendirian Universitas negeri di Kota Bekasi, pemerintah dan institusi terkait perlu melakukan evaluasi mendalam mengenai kebutuhan akan universitas tersebut dan menyusun rencana yang komprehensif untuk mewujudkannya. Dengan pendekatan yang hati-hati dan terencana, pemerintah dapat memastikan bahwa pendirian universitas baru ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Bekasi dan memenuhi kebutuhan pendidikan yang semakin meningkat di wilayah tersebut. (Red)
















