“Tujuan nya adalah memasyarakat ulos dengan cara mendesign ulos menjadi pakaian casual sehari-hari dan ini baru pertama kali diadakan secara besar-besaran dan itu diadakan di Kota Bekasi pada acara Car Free Day tanggal 20 November 2022 mendatang,” -Benny Tunggul, Inisiator Karnaval Sejuta Warna Ulos CFD Kota Bekasi-
-Bekasi Kota-
Rapat perdana yang diadakan dibilangan ruko Jalan Hasibuan, Rabu(2/10.2022) membahas secara umum persiapan pelaksanaan karnaval mengenai rundown acara. Team inti yang hanya berjumlah 5 orang berjalan santai tapi serius dikarenakan limit waktu yang terbilang cukup dekat sehingga panitia karnaval hanya memiliki waktu persiapan sekitar 2 minggu saja.
Terkait hal tersebut, ketua pelaksana karnaval, Hasudungan Manurung mengatakan bahwa niat memasyarakatkan ulos menjadi dasar dari diadakan acara karnaval ulos dan memilih waktu pelaksanaan bersamaan dengan car free day dikota Bekasi agar masyarakat umum Kota Bekasi bisa lebih mengenal ulos secara langsung, katanya.
“Karnaval Ulos On The Street di acara CFD Kota Bekasi 20 November 2022 nanti on progres sudah dalam taraf izin dari pihak-pihak terkait dan sekitar 500 orang akan hadir dalam acara karnaval tersebut termasuk para tokoh-tokoh Batak yang ada di Kota Bekasi. Kami juga akan berkoordinasi dengan gereja-gereja dan perkumpulan 5 suku Batak yaitu Batak Pak-Pak, Batak Toba, Batak Karo, Batak Simalungun dan Batak Mandailing. Harapan nya Ulos menjadi Go Internasional dan kami menginginkan Ulos masuk ke Unesco sekaligus juga mempromosikan Danau Toba menjadi destinasi wisata manca negara dan dunia,” tegas Hasudungan Manurung yang juga merupakan Ketua DPD Komite Masyarakat Danau Toba(KMDT) Kota Bekasi.
Senada, Honok Hutagalung yang menjadi ketua tim Designer menyatakan bahwa animo masyarakat cukup tinggi terhadap ulos yang sudah dimodifikasi menjadi pakaian casual sehari-hari. Ini terbukti dari beberapa fashion show yang sudah diadakan nya. Pemuda lajang kelahiran Tahun 1994 yang memiliki hobby mendesign pakaian dan memulai bisnis fashion show dari 2017.
“Dalam pengembanagan seni budayanya, Aku lebih explore seni budaya adat Batak Toba dengan memasang motif-motif gorga dan semacamnya khas motif Batak Toba. Honok yang memiliki brand sendiri sesuai namanya sudah beberapa kalin mengikuti ajang kontes Indonesian Fashion Show.
“Rencananya saya akan mengeluarkan 8 koleksi dan model-model ini bisa dipesan melalui aplikasi media sosial seperti Instagram maupun FB atau juga situs-situs belanja online lain nya,” pungkas Honok Hutagalung kepada media.(Mac)
















